Skip to main content

Suana Kereta

Hujan sore itu memang tak sederas biasanya. Hanya mampu menciptakan titik-titik penuh butiran air hujan dikaca jendela kereta.

Sawah-sawah terlihat begitu segar dengan hadirnya hujan yang begitu lembut jatuh dari langit yang sedikit gelap. Anak-anak kecil pun terlihat sesekali keluar rumah hanya untuk sekedar bermain percikan air depan teras rumahnya.

Sore itu memang tak jauh berbeda dengan biasanya. Hanya saja hujan membuat perjalananku dari kota metropolitan ke kota apel sedikit lebih syahdu. Ditambah dengan suasana lucu dan haru didepan tempat dudukku. Putri kecil kriwil berbaju pink senada dengan mamanya. Rambut itu kemudian diikat rapi, daripada terlihat mekar dan tak karuan, lebih baik memang diikat (mbatinku). Putri itu sungguh aktif dengan mengajak mamanya bernincang walaupun sangat terlihat wajah letoh dan lelah mamanya.

Seketika anak itu menarik kaki mamanya tepat diatas pangkuannya. Dan meminta sedikit minyak oles yang dioleskan ke telapak kaki mamanya dan memijatnya.
"Ah putri yang sungguh manis". Kataku dalam hati.

Satu gigi atas depannya terlihat baru saja dicopot. Sehingga terlihat sungguh lucu ketika dia tertawa. Namun terlihat begitu manis ketika tersenyum, dengan lesung pipinya.

Ah suasana ini tak jauh berbeda dengan perjalanan satu tahun silam.
Bedanya hanya, tidak adanya pundak dan dada yang lapang yang bisa sesekali kugunakan untuk menghilangkan kepenatan perjalanan ini setelah berjuang.
Bedanya hanyalah, tidak adanya kawan bicara, yang tak pernah bosan mendengarkan keluh dan kesalku selama perjalanan.
Bedanya adalah, tidak ada yang dapat ku genggam tangannya, untuk sedikit mengurangi dinginnya AC dan hujan diluar sana.


Comments

Popular posts from this blog

Tik.. tik.. tik..  Suara pergantian detik itu masih saja terdengar jelas olehku.  Lalu ku lihat jam putih tak ber-angka tertempel di dinding kamar yang bercat putih juga.  'Oh sudah 4 jam berlalu' ku berkata dalam hati.  Ya. Sudah 4 jam berlalu setelah Dia mengatakan bahwa kita tak bisa bersama lagi.  Aku masih saja pada posisi dimana bantal putih tulang pada pangkuanku, rambut tergerai lusuh, dan mata sembab sebesar bola pimpong.  Tik.. tik.. tik..  Suara itu masih ada.  Tapi kali ini, waktu berlalu lebih cepat. Karena 4 jam telah berganti menjadi 4 bulan.  Ya. Jam putih yang menempel pada dinding bercat putih.  Dengan suasana yg sama. Dengan kondisi hati yang sama.  Hatiku bertanya. 'Bagaimana kabarmu wahai hati yg menyakitiku?'  Seketika ku raih hp putihku dan ku buka media yg ku pikir dapat menjadi sedikit obat rinduku pada hati yg menghianatiku.  Senyumannya. Kesejukan wajahnya. Tetap saja m...

Bumi Berteriak dan Langit Menangis

Ku lihat gunung yang tak lagi menjulang berwarna hijau. Ku amati sungai yang tak lagi memperlihatkan ikan-ikan yang sedang berenang. Ku pandangi pantai yang hanya menampakkan tumpukan sampah-sampah. Sementara, Orang-orang duduk santai diteras rumah, sambil mencaci setiap daun yang berguguran. Sementara, Orang-orang elit mondar-mandir sok sibuk, namun menguap ketika sedang rapat. Bahkan, Para pemuda acuh tak acuh dan hanya fokus pada asmara yang membuatnya tak karuan. Padahal, Bumi berteriak meminta perhatian. Langit menangis melihat kedzoliman. Lalu, Tidakkah hatimu tergerak untuk segera bertindak? Kemanakah nuranimu menuntunmu untuk begerak? Wahai manusia, Ulurkan tanganmu untuk sekedar menyentuh tanah untuk mengetahui keadaannya. Langkahkan kakimu untuk sekedar mengamati kondisi sekitarmu. Yang seperti itu sesungguhnya lebih bernilai daripada mencaci dan mencari-cari kesalahan orang lain. Challange 5- #RuangProduktif

Ice Cream Berbahan Dasar Buah Local Ciplukan (Physalis angulata.L) dengan Modifikasi Susu Colostrum sebagai Inovasi Menuju Masyarakat Hidup Sehat

Ice Cream Berbahan Dasar Buah Local Ciplukan ( Physalis angulata.L ) dengan Modifikasi Susu Colostrum sebagai Inovasi Menuju Masyarakat Hidup Sehat Oleh Wirdatun Nafisah & Rizqy Khoirun Nisa' Telah diakui secara luas bahwa buah-buahan dan sayuran merupakan komponen penting dalam diet sehat. Serat dalam buah-buahan dan sayuran bermanfaat untuk membantu menjaga kadar gula darah, menjaga kadar lemak darah, menyehatkan saluran cerna dan membantu membuat rasa kenyang bagi yang sedang diet (Agudo, 2005). Selain itu, mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran juga bermanfaat mencegah kerusakan sel dalam tubuh akibat proses oksidasi dari polusi dan metabolisme tubuh (Witjaksono, 2013). Mengkonsumsi buah dan sayur penting untuk dilakukan setiap individu. Namun, Indonesia merupakan negara dengan tingkat populasi konsumsi buah dan sayur yang sangat rendah. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Indon...